Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 20 Okt 2023 12:03 WIB

Capaian PAD Lombok Tengah Belum Penuhi Target


 Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah. Perbesar

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah.

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan rapat evaluasi serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini. Tujuannya, untuk mengevaluasi serapan APBD 2023 dalam rangka mempercepat pencapaian target PAD 2023.

Dari hasil rapat evaluasi itu, jumlah PAD yang sudah tercatat hingga September mencapai 47 persen dari total target PAD Rp. 315 miliar.

“Hasil evaluasi kita, untuk capaian PAD baru 47 persen atau Rp. 140 miliar. Kita belum memenuhi target sesuai dengan yang telah ditentukan,” kata Wakil Bupati Loteng, HM. Nursiah, kemarin.

Baca juga : Bupati Geram, ITDC Belum Tuntaskan Lahan Pemda

Dikatakannya, pihaknya ke depan akan terus melaksanakan rapat evaluasi bersama semua OPD. Terlebih, waktu mengejar target PAD tinggal beberapa bulan lagi. Artinya, pembahasan akan difokuskan pada titik potensi PAD yang belum maksimal. Salah satunya, capaian PAD yang bersumber dari pajak hiburan yang ditargetkan Rp. 76 miliar.

Sementara itu, untuk PAD dari sektor lain, seperti PBB, pajak hotel dan restoran telah mencapai 80 persen. Namun untuk rincian capaian secara angka, datanya ada di Bapenda. Karena badan ini yang mengurus tentang PAD dari semua sektor yang ada di wilayah Loteng.

Dijelaskannya, untuk mempercepat capaian target PAD tersebut, semua OPD telah berkomitmen untuk bisa mencapai target atau paling tidak mendekati target yang telah ditentukan.

Baca juga : Disperindag Sebut Pasar Seni Sengkerang Sudah Ditempati

“Kami yakin capaian PAD akan terpenuhi. Masih ada waktu dua bulan. Kemudian banyak potensi PAD yang belum digarap dengan maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada evaluasi tersebut, pihaknya juga membahas tentang dana perimbangan dari pemerintah pusat dan dana bagi hasil. Selain itu juga, pihaknya akan memanggil pihak ITDC untuk membahas pendapatan pajak dari pajak hiburan MotoGP Mandalika.

“Pajak MotoGP Mandalika masih belum kami terima. Dalam waktu dekat, kami akan panggil ITDC untuk membahasnya,” tandasnya. (red)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejari Bima Tahan Tersangka Dugaan Tipikor PD. BPR NTB Cabang Sape

27 November 2023 - 19:35 WIB

Dewan Sorot Proyek Penataan Destinasi Wisata Aik Bukaq

20 November 2023 - 22:17 WIB

Pemda Loteng akan Buka Rekening Donasi Palestina

20 November 2023 - 20:36 WIB

Telan Anggaran Rp. 2,5 Miliar, Proyek Aik Bukaq Dinilai Amburadul

19 November 2023 - 22:46 WIB

Wabup Loteng Blusukan Bagikan Sembako di Desa Aik Bukaq

19 November 2023 - 21:29 WIB

Dua Organisasi Wartawan Loteng Sukses Kolaborasi Bangun Daerah

19 November 2023 - 21:24 WIB

Trending di Daerah