Reses di Setanggor, Lalu Muhammad Akhyar Serap Aspirasi Pemuda, UMKM hingga Infrastruktur Pariwisata

LOMBOK TENGAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Lalu Muhammad Akhyar dari Fraksi Partai Golkar menggelar kegiatan reses di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat. Hal itu dilakukan sebagai upaya menyerap langsung aspirasi masyarakat, mulai dari kalangan pemuda, pelaku pariwisata, hingga kelompok perempuan dan petani.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota BPD, tokoh masyarakat, kader PKK, kelompok wanita tani, pelaku homestay, serta para pemuda desa setempat, Senin (09/02/2026).

Anggota BPD Setanggor, Markamah dalam kesempatan itu menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi generasi muda melalui pembinaan dan pelatihan.

Menurutnya, pembinaan bagi pemuda sangat penting sebagai landasan untuk menghadapi perkembangan zaman di masa mendatang.

“Kami berharap bisa difasilitasi pembinaan melalui pelatihan. Karena selama ini kami merasa kurang mendapat respons dari pemerintah daerah, khususnya di sektor kepemudaan,” tegasnya.

Disatu sisi, pihaknya meminta perhatian serius dari pemerintah daerah terkait beberapa infrastruktur jalan menuju beberapa homestay yang ada di Desa Setanggor. Sebab, akses jalan yang memadai sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata desa.

“Keberadaan homestay perlu juga diakomodir. Kami berharap aksses jalan yang belum memadai bisa direalisasikan,” ujarnya.

Warga lainnya, Inaq Acim juga mengusulkan adanya pembinaan terhadap kader PKK melalui pelatihan keterampilan, serta peningkatan aktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT) yang bergerak di bidang tenun, peternakan dan usaha produktif lainnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Akhyar menegaskan, pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan desa. Ia menilai pemuda Setanggor memiliki potensi besar dalam berkreasi dan berinovasi.

“Setanggor punya kekuatan budaya, seperti gamelan dan cagar budaya. Ini modal besar. Tinggal bagaimana pemuda aktif meningkatkan kemampuan, terutama di bidang teknologi untuk mempromosikan potensi desa,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor kerajinan tenun serta kebersihan lingkungan sebagai penunjang pariwisata. Baginya, karakter masyarakat sudah ramah. Tinggal diimbangi dengan kebersihan dan penataan.

“Ini peran bersama untuk mengembangkan potensi desa. Ke depan kita bisa berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, serta instansi terkait lainnya,” tambahnya.

Terkait infrastruktur, Akhyar memastikan usulan yang belum dapat diakomodir oleh pemerintah desa akan diperjuangkan melalui DPRD. Hal itu nantinya akan diusulkan ke pemerintah daerah.

“Nanti kita petakan titik-titik prioritas mana saja yang perlu diperbaiki,” terangnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, Akhyar berkomitmen menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *