Lalu Muhammad Akhyar Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Persiapan Masjuring

LOMBOK TENGAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dari Fraksi Partai Golkar, Lalu Muhammad Akhyar menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Desa Persiapan Masjuring, Kecamatan Praya Barat, Selasa (10/02/2026).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan mendasar mulai dari infrastruktur jalan, pengembangan UMKM, hingga penanganan sampah menjadi sorotan warga.

Kepala Dusun Buras, Haeruddin mengungkapkan, sejauh ini ada beberapa ruas jalan antar desa yang belum tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah, diantaranya ruas jalan yang menghubungkan Dusun Buras menuju Desa Tanak Rarang dan Dusun Barebelik menuju Desa Setanggor.

Di mana, kedua ruas jalan tersebut merupakan akses vital penunjang sektor pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. Sehingga melalui kesempatan itu, pihaknya meminta agar perbaikan jalan tersebut bisa menjadi skala prioritas.

“Ruas jalan ini yang sampai sekarang belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Kami berharap ini bisa diprioritaskan, karena sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Haeruddin.

Hal senada juga disampaikan Lalu Faozal. Ia menilai jalan penghubung antar desa tersebut memang kondisnya rusak berat, terlebih saat memasuki musim penghujan. Padahal, ruas jalan itu merupakan salah satu penopang hasil pertanian masyarakat.

“Masih banyak jalan penghubung desa rusak parah. Begitu juga jalan lingkungan. Kami berharap tuntutan ini bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Asem, Nurmat Jayadi menyoroti potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Persiapan Masjuring. Menurutnya, pelaku UMKM membutuhkan dukungan program nyata agar usaha mereka berkembang.

“UMKM di sini cukup potensial. Kami berharap ada program pembinaan atau bantuan yang bisa direalisasikan untuk pelaku usaha,” ungkapnya.

Dari sektor lingkungan, Kader Posyandu, Nurhilmiyani menekankan persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan. Ia menyebut sampah rumah tangga masih berserakan di sejumlah titik karena belum adanya tempat pembuangan sementara (TPS) dan armada pengangkut.

“Kami butuh TPS dan kendaraan pengangkut sampah. Hampir di beberapa titik masih banyak sampah berserakan,” jelasnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Lalu Muhammad Akhyar menyatakan seluruh masukan akan menjadi catatan penting di parlemen dan akan disampaikan kepada pemerintah daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Ini masukan yang sangat bagus dan bermanfaat. Persoalan jalan antar desa akan kami kawal bersama agar menjadi skala prioritas pemerintah daerah,” tegasnya.

Menurutnya, wilayah Masjuring memiliki banyak potensi, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, maupun sektor lainnya, sehingga perlu didukung dengan infrastruktur dan kolaborasi yang baik antar semua pihak.

Terkait UMKM, ia menyebut dukungan tidak hanya sebatas modal, tetapi juga penguatan pemasaran dan pelatihan. Artinya, support itu bukan hanya berupa modal, tapi sales dan marketing harus maksimal dan ditingkatkan.

“Pelaku UMKM harus bisa memanfaatkan teknologi kekinian untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka. Nantinya, untuk pelatihan bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait,” terangnya.

Sementara mengenai sampah, ia menilai persoalan tersebut sudah menjadi isu nasional yang membutuhkan kesadaran bersama dan dukungan pemerintah, mulai dari tingkat dusun hingga kabupaten.

“Kami siap memfasilitasi armada pengangkut sampah jika sudah ada kepengurusan dari dusun hingga desa. Nanti edukasi dari dinas lingkungan hidup juga bisa dikoordinasikan,” sebutnya.

Ia menambahkan, kegiatan reses ini bertujuan untuk memetakan dan menginventarisir kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan. Bahkan, beberapa program yang diusulkan pada tahun sebelumnya, akan mulai direalisasikan tahun ini.

“Kami ingin aspirasi masyarakat benar-benar terakomodir dan berdampak langsung bagi pembangunan desa,” pungkasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *