Tenaga Pendidik PAUD Praya Barat Ikuti Sosialisasi Deep Learning

LOMBOK TENGAH – Tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mengikuti kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada anak, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para guru dan kepala PAUD dari berbagai lembaga. Acara berlangsung dengan antusias, ditandai dengan keaktifan peserta dalam diskusi dan sesi tanya jawab terkait penerapan pembelajaran mendalam di satuan PAUD.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep pembelajaran mendalam yang menekankan pada proses belajar yang bermakna, pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta penguatan karakter anak sejak usia dini. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses eksplorasi dan pengalaman belajar anak.

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Loteng, M. Nazim mengatakan, guru PAUD di Praya Barat mengalami peningkatan yang signifikan, akan tetapi tentu semua belum maksimal.

“Ke depan, para guru PAUD harus terus melakukan inovasi dalam pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku,” kata Nazim.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi Deep Learning seperti ini harus sering dilakukan, karena bisa menunjang kinerja para guru, khususnya guru PAUD di Praya Barat.

“Deep Learning merupakan salah satu sistem pembelajaran yang harus diikuti, karena perkembangan kurikulum harus terus di update oleh para guru,” jelasnya.

Saat ini, PAUD di Loteng sedang dilirik oleh kementerian, sehingga program revitalisasi banyak dikucurkan di Loteng. Terbukti, tahun ini sebanyak 32 PAUD mendapatkan program revitalisasi dari kementerian. Oleh sebab itu, para operator harus cepat mengurus Dapodik.

“Di Praya Barat, jumlah lembaga PAUD non formal KB sebanyak 53 dan SPS 3 lembaga. Jadi totalnya 56 lembaga,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PKG Praya Barat, Arditianingsih menjelaskan, sosialisasi pembelajaran mendalam sangat penting dilakukan secara rutin. Sebab, guru PAUD merupakan tugas yang mulia, karena harus mendidik anak sejak usia dini, sehingga kedepannya karakter dan pengetahuan anak berkembang luas.

“Kita merupakan tonggak dari generasi penerus bangsa. Jadi kita harus memberikan pendidikan yang terbaik untuk generasi emas mendatang,” ujarnya.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini para pendidik mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam dalam kegiatan sehari-hari di kelas, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan usianya.

“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan PAUD, agar sejalan dengan kebijakan pendidikan yang mendorong pembelajaran yang holistik, kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik,” pungkasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *