Liga Sinova 2026 Targetkan 100 Inovator

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) menggelar rapat sosialisasi Surat Edaran Bupati Lombok Tengah Nomor 1 Tahun 2026 tentang pelaksanaan Liga Sinova tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bapperida, H. Lalu Wiranata, S.IP., MA, dan dihadiri berbagai perwakilan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait lainnya di ruang rapat Sekretariat Bapperida setempat, Kamis (15/01/2026).

Kepala Bapperida, H. Lalu Wiranata mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Liga Sinova tahun 2026 yang akan kembali dilaksanakan mulai 19 Januari hingga 30 Juni 2026.

Menurutnya, seiring dengan pelaksanaan yang memasuki tahun keempat, kegiatan ini akan tetap mengusung berbagai cluster inovasi, antara lain pendidikan, kesehatan, perangkat daerah, pertanian, dan masyarakat.

“Setiap sektor ini akan berfokus pada pengembangan ide-ide baru yang dapat mendorong kemajuan daerah,” kata Lalu Wiranata.

Dijelaskannya, tahun ini Liga Sinova akan lebih fleksibel dengan tidak mengharuskan laporan rancang bangun dalam bentuk proposal. Dengan perubahan tersebut, diharapkan proses pelaksanaan dapat lebih cepat dan memungkinkan partisipasi lebih luas dari masyarakat.

Selain itu, penting untuk dicatat bahwa Liga Sinova bukan hanya sebuah ajang lomba inovasi semata. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong lahirnya solusi-solusi kreatif yang dapat menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, maupun bidang lainnya.

“Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung terhadap kehidupan masyarakat, mengatasi tantangan-tantangan lokal, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah,” terangnya.

Meskipun sudah berjalan selama tiga tahun, sosialisasi Liga Sinova 2026 juga bertujuan untuk memperkenalkan kembali program ini kepada masyarakat. Masih banyak yang belum mengetahui mengenai Liga Sinova, meski tujuan utamanya adalah untuk mendorong lahirnya inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi daerah.

“Tahun ini, target peserta inovator yang terlibat bisa mencapai 100 orang, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah melalui ide-ide cemerlang dan terobosan baru yang bermanfaat,” pungkasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *