LOMBOK TENGAH – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah (Loteng) mulai menggenjot persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
Salah satunya dengan menggelar tes kondisi fisik ratusan atlet Pelatda yang berlangsung di Auditorium Kampus IPDN, Jumat (30/01/2026).
Ketua KONI Lombok Tengah, HL Firman Wijaya, turun langsung meninjau jalannya kegiatan.
Dalam tes tersebut, sebanyak 159 atlet dari 41 cabang olahraga menjalani berbagai pengukuran kondisi fisik sebagai bagian dari pemetaan kekuatan atlet Loteng.
Firman mengatakan, tes kondisi fisik ini merupakan rangkaian penting dalam mempersiapkan atlet yang akan mewakili Lombok Tengah di Porprov 2026.
“Ini adalah rangkaian kegiatan kami dalam mempersiapkan atlet-atlet yang akan mewakili Lombok Tengah pada Porprov 2026. Atlet-atlet ini harus kita cek kesehatannya, kekuatannya, ketahanannya, sampai fleksibilitasnya,” kata Firman.
Menurutnya, sebelumnya KONI Loteng juga telah melakukan medical check up terhadap atlet-atlet yang diproyeksikan meraih medali emas.
Tahap selanjutnya adalah memastikan kondisi fisik mereka benar-benar siap untuk program latihan jangka panjang.
“Kemarin kita sudah medical check up pada seluruh atlet yang berpotensi emas, sekarang kita lanjutkan dengan tes fisik. Ini diikuti dari sekitar 41 cabor yang kita siapkan,” jelasnya.
Kegiatan tes kondisi fisik ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, dan dilaksanakan oleh tim Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Mandalika.
Sementara itu, Ketua Tim Tes Kondisi Fisik Pelatda Lombok Tengah, Dr Johan Irmansyah, menjelaskan bahwa tes ini menjadi dasar penyusunan program latihan atlet menuju Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
“Pelatda ini punya beberapa mekanisme. Diawali dengan perencanaan program, lalu medical check up yang sudah dilakukan, dan tahap kedua ini adalah tes kondisi fisik atlet,” terangnya.
Ia menegaskan, hasil tes fisik akan menjadi acuan utama dalam merancang pola latihan setiap cabang olahraga.
“Kondisi fisik atlet menjadi dasar penyusunan program latihan dan rangkaian pencapaian target medali Lombok Tengah. Setelah ini akan ada workshop kepelatihan untuk membahas hasil tes, lalu merumuskan kembali program latihan seluruh cabor yang sudah dites,” pungkasnya.
KONI Loteng sendiri menargetkan persiapan yang matang, agar para atlet mampu tampil maksimal dan mendongkrak perolehan medali pada Porprov NTB 2026 mendatang. |df
