1.121 Anggota Polres Lombok Tengah Jalani Tes Urine

LOMBOK TENGAH – Sebanyak 1121 anggota Polres Lombok Tengah menjalani tes urine secara mendadak. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat komitmen pencegahan atau mitigasi penyalahgunaan narkoba.

‎Kapolres Loteng, AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, seluruh anggota diwajibkan mengikuti pemeriksaan tanpa terkecuali, sebagai bagian dari langkah tegas dan serius dalam mendeteksi, serta mencegah potensi penyalahgunaan narkoba di internal Polri.

‎”Tes urine ini dilakukan secara spontan atau dadakan setelah apel pagi. Ini bentuk komitmen kami bahwa Polres Lombok Tengah harus bersih dari narkoba,” kata AKBP Eko, Senin (30/03/2026).

‎Ia menegaskan, tes urine ini dilakukan tanpa pemberitahuan agar benar-benar objektif, bahkan Kapolres sendiri menjadi yang pertama bersama para PJU untuk menunjukkan bahwa pimpinan juga harus memberi teladan bagi anggotanya.

‎Menurutnya, pelaksanaan tes urine ini dilakukan Satresnarkoba dan Seksi Dokkes Polres Lombok Tengah dan dilaksanakan secara transparan dan profesional.

‎”Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang telah diperiksa negatif dari penggunaan narkoba,” ujarnya.

‎Dijelaskannya, kegiatan ini dilakukan secara berkala dan insidental serta tidak direncanakan waktunya guna memastikan seluruh anggota bebas dari pengaruh zat terlarang tersebut.

‎”Siapa pun yang terbukti terlibat akan kami proses sesuai aturan. Kami ingin membangun institusi yang bersih dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, tes urine ini adalah langkah Polres Lombok Tengah memastikan seluruh personel bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi sehat terbebas dari pengaruh narkoba.

‎”Sebagai anggota kepolisian, kami harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Jadi kami tidak mentolerir penggunaan narkoba dalam bentuk apapun di lingkungan kepolisian,” pungkasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *