LOMBOK UTARA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI), Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, menegaskan posisi strategis NWDI Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai wilayah tempat lahir dan berkembangnya organisasi.
Karena itu, NWDI NTB dituntut mampu menjadi teladan, baik dalam tata kelola organisasi maupun dalam menjalankan visi dan perjuangan Maulana Syaikh.
Hal tersebut disampaikan TGB saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) II NWDI NTB yang digelar di Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (6/9/2026) kemarin.
Menurut TGB, dari sekitar 20 wilayah NWDI yang kini aktif di berbagai daerah di Indonesia, NWDI NTB memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi tempat lahirnya organisasi.
Posisi tersebut, kata TGB, sekaligus membawa tanggung jawab moral bagi kepengurusan NWDI NTB untuk mampu menunjukkan tata kelola organisasi yang baik serta menghadirkan program-program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
TGB juga mengingatkan agar dinamika dalam musyawarah tidak menguras energi organisasi pada persoalan prosedural maupun perdebatan kepemimpinan yang berkepanjangan.
Setelah seluruh rangkaian musyawarah selesai, ia meminta seluruh jajaran organisasi mengarahkan energi untuk bekerja dan menjalankan program yang nyata serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Jangan sampai energi kita habis untuk urusan prosedural. Setelah musyawarah ini selesai, mari kita fokus pada program kerja yang nyata,” tegas TGB.
Ia juga meminta kepengurusan NWDI NTB ke depan menyusun program yang rasional, terukur, dan disesuaikan dengan kemampuan organisasi.
Setiap program, lanjutnya, harus memiliki tujuan yang jelas serta dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
TGB menegaskan, pendidikan atau at-tarbiyah tetap menjadi ruh utama perjuangan NWDI. Pendidikan tidak hanya ditujukan untuk membentuk pribadi yang saleh, tetapi juga melahirkan manusia yang mampu memberikan manfaat serta menghadirkan perbaikan di tengah masyarakat.
“Esensi perjuangan NWDI adalah membangun manusia yang saleh, bukan hanya baik untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa perbaikan dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam Muswil II NWDI NTB tersebut, H. Najmul Akhyar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Wilayah NWDI NTB untuk periode lima tahun ke depan.
Seluruh utusan Pengurus Daerah NWDI se-NTB memberikan amanah kepada Najmul Akhyar untuk memimpin organisasi di tingkat wilayah.
Usai terpilih, Najmul menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan NWDI sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Penting untuk melakukan kolaborasi dengan pemerintah dan ormas-ormas keagamaan lain,” ungkap Najmul.
Menurutnya, penguatan tata kelola organisasi dan kolaborasi lintas sektor akan menjadi salah satu fokus kepengurusan ke depan.
Dengan langkah tersebut, NWDI NTB diharapkan semakin kuat dalam menjalankan peran dan pengabdiannya kepada masyarakat, sekaligus menjadi teladan sebagai wilayah tempat lahir dan berkembangnya organisasi. |ari
