Samara Lombok Serap 1.000 Tenaga Kerja, 90 Persen Warga Lokal

LOMBOK TENGAH – Samara Lombok menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sektor pariwisata di Pulau Lombok, khususnya kawasan Lombok Selatan, dengan mengedepankan penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pemberdayaan masyarakat sekitar.

Salah satu pendiri sekaligus mitra utama Samara Lombok, Tom Wheeler, mengatakan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan destinasi dan peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Menurutnya, peningkatan konektivitas udara melalui penambahan penerbangan langsung menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung perkembangan pariwisata Lombok Selatan.

Akses transportasi udara yang semakin mudah dinilai mampu memperluas peluang kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong pertumbuhan industri pariwisata di kawasan tersebut.

“Kami memiliki komitmen jangka panjang untuk mengembangkan pariwisata Lombok, terutama Lombok Selatan. Salah satu hal yang dibutuhkan adalah lebih banyak penerbangan langsung agar akses menuju Lombok semakin mudah dan kawasan ini semakin berkembang,” jelasnya.

Selain konektivitas, Tom menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal agar investasi yang masuk ke sektor pariwisata dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Ia mengungkapkan, saat ini Samara Lombok mempekerjakan lebih dari 1.000 orang, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal.

Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, perusahaan juga memberikan pelatihan di bidang hospitality atau pelayanan serta berbagai keterampilan kerja lainnya. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar memiliki kesempatan bekerja sekaligus mengembangkan karier di industri pariwisata.

“Bagi kami, masyarakat lokal merupakan bagian penting dari pembangunan pariwisata. Kami tidak hanya ingin merekrut tenaga kerja, tetapi juga mengajarkan keterampilan dan memberikan pelatihan agar mereka dapat bekerja serta berkembang di sektor ini,” terangnya.

Komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat juga diwujudkan melalui berbagai program sosial. Dalam kegiatan tersebut, Samara Lombok memberikan santunan kepada anak-anak pelajar.

Selain itu, perusahaan mengembangkan kebun sendiri yang hasilnya dibagikan kepada sedikitnya 13.000 warga di sekitar kawasan Samara.

Tom menjelaskan, perhatian terhadap pendidikan telah menjadi bagian dari visi pengembangan perusahaan sejak awal. Bahkan, sekolah disebut sebagai bangunan pertama yang didirikan Samara Lombok.

Ke depan, perusahaan berencana membangun sekolah khusus pariwisata sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

“Bangunan pertama yang kami dirikan adalah sekolah. Kami percaya bahwa pendidikan dan pelatihan merupakan fondasi penting untuk membangun masa depan masyarakat. Karena itu, kami juga berencana mengembangkan sekolah khusus pariwisata agar semakin banyak anak muda lokal memiliki kesempatan bekerja dan berkarier di industri ini,” pungkasnya.

Rencana pembangunan sekolah khusus pariwisata tersebut diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara pengembangan destinasi wisata dan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Dengan demikian, masyarakat lokal tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan tempat investasi berkembang, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dan mengambil peran dalam pertumbuhan industri pariwisata di daerahnya.

Pengembangan pariwisata Lombok Selatan sendiri tidak hanya menghadapi tantangan dalam menarik investasi dan memperluas akses wisatawan. Pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan pendidikan, peningkatan keterampilan, dan program sosial juga menjadi aspek penting dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, pertumbuhan sektor pariwisata diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga serta penguatan kapasitas generasi muda lokal. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *