LOMBOK TENGAH – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) bagikan dua ribu paket alat tulis bagi siswa-siswi di NTB melalui program Injourney Airports cerdaskan anak bangsa.
Program ini disebut merupakan implementasi Aswa Cita yang diturunkan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk penguatan pilar pendidikan.
General Manager (GM) Bizam, Aidhil Philip Julian menjelaskan, program tersebut dilaksanakan di dua titik yakni Provinsi Banten dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seremoni kegiatan distribusi dua ribu paket alat tulis ini dilaksanakan di SDN 2 Tanak Awu Kecamatan Pujut. Selanjutnya paket alat tulis tersebut akan disalurkan secara berjenjang di sekolah-sekolah lingkar bandara.
Aidhil menjelaskan, Program ini dilaksanakan dalam rangka hari ulang tahun Danantara yang pertama. Adapun paket ini menyasar desa sekitar airports seperti Tanak Awu, Ketara dan Penujak.
“Setelah (kegiatan seremoni) ini tim Bizam akan lansung droping berdasarkan hasil indentifikasi. Kami masih melakukan pendataan dan akan kita lakukan seadil-adilnya nya sesuai arahan bupati,” kata Aidhil, Kamis (05/03/2026).
Di tempat yang sama, Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri menyampaikan, penyaluran paket alat tulis jangan hanya dipandang dari nilai paket yang diberikan, namun niat orang memberikan harus dipikirkan.
Pathul mengatakan, Bizam memiliki nilai strategis yang luar biasa. Menurutnya, PAD Lombok Tengah mengalami peningkatan, Sekarang sudah mencapai 485 Miliar lebih.
“Begitupun dengan APBD yang dulunya 1,3 Triliun, sekarang menjadi 2,8 Triliun,” ujarnya.
Ia menyebut, multiplayer effect keberadaan Bizam bukan hanya terjadi di Lombok Tengah saja, namu terjadi seluruh NTB.
Pathul berharap, semua pihak turut ikut serta menjaga keberadaan Bandara Internasioanl tersebut.
“Bandara bukan hanya milik orang perorang, tapi milik semua, maka keberadaannya harus dijaga,” pungkasnya. |df
