Anggota DPRD Loteng Tak Kunjung Terima Gaji

LOMBOK TENGAH – Para wakil rakyat yang ada di DPRD Lombok Tengah (Loteng) sampai dengan saat ini mulai cemas. Pasalnya hingga pertengahan Januari ini mereka belum menerima gaji. Mereka belum mengetahui secara pasti penyebab belum masuknya gaji mereka, namun mereka mengkelaim bahwa keterlambatan gaji pada bulan ini merupakan yang terlama jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Anggota Komisi I DPRD Loteng, Maulidi menyampaikan, belum diketahui secara pasti penyebab keterlambatan gaji mereka, namun ia menduga keterlambatan gaji ini karena adanya kendala di Badan Keuangan dan  Aset Daerah (BKAD). Sehingga keterlambatan gaji ini membuat para wakil rakyat kini menjadi dilema.

“Karena keterlambatan gaji ini, saya sarapan sudah lama kita kurangi bajetnya ini. Hari ini sarapan sayur, tempe dan tahu sudah cukup. Karena biasanya tanggal 5 gaji paling telat, Januari tahun kemarin (2025) tanggal 5 sudah masuk. Tapi kalau Januari tahun ini sampai sekarang belum masuk,” kata Maulidi, Senin (12/01/2026)

Pihaknya mengaku meski sisa gaji yang mereka terima tidak seberapa, namun gaji ini sangat penting karena menurutnya dalam gaji yang diterima ada jatah partai yang harus mereka setorkan. Disatu sisi, partai juga saat ini sudah meminta setoran.

“Kalau saya sendiri Rp 5 juta setoran ke PBB setiap bulan. Tapi kalau dari sisi kinerja tidak masalah, karena kita tetap semangat bekerja meski gaji belum masuk,” terangnya.

Ia mencontohkan bahwa meski gaji belum masuk namun mereka tetap menggelar rapat untuk membahas terkait polemik honorer tersebut, rapat dilakukan untuk mendalami permasalahan yang timbul saat ini.

“Yang jelas tidak ada masalah dengan kinerja kita, karena kita di komisi I tetap semangat karena rapat-rapat komisi tetap berjalan. Karena sebenarnya yang paling tidak bisa dibelakangkan ini atau yang paling utama adalah setoran partai,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Loteng, Ahmad Syamsul Hadi mengaku bahwa memang sampai dengan saat ini gaji mereka belum ada masuk, pihaknya belum mengetahui alasan pasti keterlambatan itu namun pihaknya menduga jika Pemda sedang tidak punya anggaran sehingga pihaknya tetap bersabar.

“Kita berdoa semoga teman-teman DPRD bisa cepat masuk gaji karena biasanya awal bulan dan ini tumben terlambat lama, mungkin pemerintah tidak punya uang untuk menggaji kita jadi kita bersabar saja. Tapi kalau dampak dari sisi kinerja tidak ada karena kita tetap bekerja, dampaknya mungkin yang merokok beli rokoknya agak hemat,” tandasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *