Anak Penderita Hidrosefalus Asal Desa Kawo dapat Dukungan Lintas Sektor

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan.

Wakil Bupati Loteng, Dr. HM. Nursiah, S.Sos., M.Si, selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), memimpin langsung penyaluran bantuan kepada seorang anak penderita hidrosefalus di Desa Kawo, Kecamatan Pujut.

Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta pemerintah desa setempat. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan, dr. Mamang Bagiansyah, Kepala Dinas Sosial, H. Masnun, serta Kepala Desa Kawo.

Dalam kesempatan itu, HM. Nursiah menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan setiap warga, khususnya kelompok rentan, mendapatkan perhatian dan intervensi yang tepat.

“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan penanganan khusus,” kata Nursiah, Jumat (27/03/2026).

Menurutnya, anak penderita hidrosefalus tersebut diketahui berasal dari keluarga kurang mampu dan telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), serta menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

“Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar intervensi yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Mamang Bagiansyah menyampaikan, pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan anak tersebut melalui layanan kesehatan yang tersedia.

“Pendampingan medis akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi anak tetap terkontrol,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, H. Masnun menambahkan, dukungan sosial akan terus diperkuat melalui berbagai program perlindungan sosial. Hal ini termasuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkesinambungan bagi keluarga yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, diantaranya paket sembako, paket nutrisi, perlengkapan kebutuhan dasar seperti kasur dan selimut, serta bantuan ayam petelur.

“Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.

Kepala Desa Kawo, Tandar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap warganya. Ia berharap sinergi lintas sektor ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat desa yang membutuhkan.

Melalui langkah terpadu ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial, menurunkan angka kemiskinan, serta menghadirkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *