Bupati Lombok Tengah Lantik Sembilan JPT Pratama

LOMBOK TENGAH – Bupati Lombok Tengah, HL. Pathul Bahri melantik dan mengambil sumpah sembilan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup pemerintah kabupaten Lombok Tengah.

Pelantikan pejabat eselon II yang tertuang dalam Keputusan Bupati Lombok Tengah Nomor 125 Tahun 2026 tersebut untuk mengisi kekosongan pimpinan OPD agar kegiatan yang telah direncanankan, terlaksana dan berjalan maksimal.

Pelantikan ini merupakan pelantikan pertama yang mengacu pada managment Talenta. Adapun pejabat yang dilantik diantaranya:

Lalu Muhammad Hilim yang seblumnya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Dr. Mamang Bagiansah sebelumnya merupakan Direktur RSUD Praya menjadi Kepala Dinas Kesehatan.

Lalu Muhammad Hatta, dari Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan menjadi Kepala Dinas Pariwisata.

Baiq Murniati, dari Kepala Bagian Tata Pemerintahan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

H. Kusriadi, dari Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.

Dalilah, dari Kepala Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Hj. Baiq Sri Damayanti Wiradharma, dari Sekretaris Inspektorat menjadi Kepala Dinas Perhubungan.

Lalu Setiawan, dari Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Dan Muji Purwandi, dari Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri mengatakan pelantikan JPT Pratama melalui managment talenta menjadi yang pertama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia menjelaskan, sistem manajemen talenta menggantikan mekanisme seleksi terbuka oleh panitia seleksi dan bertujuan menjamin ketersediaan talenta aparatur sipil negara yang berkualitas serta membuka peluang kompetisi yang sehat dalam birokrasi.

Pathul menegaskan, penerapan manajemen talenta merupakan komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional sekaligus mendorong peningkatan kualitas, kompetensi, dan integritas aparatur sipil negara.

Pathul berharap, dengan pelantikan terasebut, maka semua program pemerintah di setiap SKPD dapat berjalan sesuai harapan masyarakat. Kepala dinas harus mampu menyelesaikan persoalan secara internal dengan membangun komunikasi dan kerja sama yang baik. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *