Puskesmas Mujur Bersama Pemdes Kidang Gelar Kegiatan Prolanis untuk Penderita Hipertensi dan Diabetes

LOMBOK TENGAH – Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat, Puskesmas Mujur bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kidang Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggelar kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Kegiatan tersebut ditujukan khusus bagi warga yang masuk dalam kelompok penderita Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan Diabetes Melitus (gula darah/kencing manis). Acara tersebut digelar di Kantor Desa Kidang, (11/06/2026).

Kepala Puskesmas Mujur, dr. I.G.N.B. Wira Parranatta menegaskan, kegiatan Prolanis ini merupakan langkah preventif dan promotif yang sangat krusial. Pengendalian penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi memerlukan pemantauan yang konisten dan disiplin.

“Prolanis ini bukan sekadar pemeriksaan sekali selesai, melainkan sistem pelayanan kesehatan terpadu. Kami ingin memastikan warga yang memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mendapatkan pemantauan medis yang rutin, edukasi gaya hidup, hingga ketersediaan obat yang tepat,” kata dr. Wira.

Dijelaskannya, untuk memberikan pelayanan yang komprehensif, jalannya acara diisi dengan berbagai agenda kesehatan yang saling terintegrasi, mulai dari senam sehat berupa aktivitas fisik ringan yang dirancang khusus aman untuk penderita penyakit kronis. Kemudian pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tensi darah dan pemeriksaan fisik dasar.

“Ada juga cek gula darah untuk pemantauan kadar glukosa secara berkala bagi penderita diabetes, penyuluhan dan konsultasi medis mengenai pola makan dan manajemen stress, serta distribusi obat-obatan rutin untuk kebutuhan pasien,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kidang, Tarnadi memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin dengan Puskesmas Mujur. Menurutnya, sebagai bagian dari prosedur pelayanan, warga yang hadir diwajibkan membawa dokumen pendukung berupa KTP/BPJS, serta membawa sampel/contoh obat terakhir yang dikonsumsi. Hal ini bertujuan agar tim medis dapat memberikan dosis dan jenis obat yang tepat serta berkelanjutan.

“Kami mengimbau seluruh warga, khususnya para lansia dan penderita penyakit kronis, untuk memanfaatkan momentum ini dengan baik demi menjaga kesehatan di usia senja. Semoga angka kesembuhan dan tingkat kontrol penyakit kronis di Desa Kidang dapat terus membaik secara signifikan,” pungkasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *