LOMBOK TENGAH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah resmi membentuk Satgas Percepatan Investasi melalui Seksi Intelijen. Langkah strategis ini diambil guna mengawal pertumbuhan ekonomi daerah seiring dengan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Putri Ayu Wulandari menyatakan, pembentukan satgas ini merupakan bentuk implementasi dari Visi Asta Cita serta Perintah Harian Jaksa Agung RI agar jajaran kejaksaan hadir sebagai pemecah masalah (problem solver) dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Satgas ini hadir untuk memberikan kepastian hukum bagi para investor, sekaligus memastikan tidak ada pungutan liar yang menghambat masuknya investasi dan merugikan PAD kita,” kata Putri Ayu Wulandari, Rabu (20/05/2026).
Pihaknya juga menyoroti bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari sektor pajak maupun retribusi, sering kali rentan terhadap kebocoran. Sebagai solusi, Kejari Lombok Tengah mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera melakukan digitalisasi pada setiap loket pungutan guna menutup ruang transaksi “di bawah meja”.
“Melalui Seksi Intelijen, kami juga berkomitmen melakukan pendekatan preventif berupa edukasi dan penyuluhan hukum kepada para wajib pajak, serta subjek retribusi agar kepatuhan meningkat,” terangnya.
Dijelaskannya, meski mengedepankan langkah edukatif, Kejari Lombok Tengah menegaskan tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk pelanggaran hukum.
Jika dalam pemantauan ditemukan adanya mens rea (niat jahat) dan praktik koruptif yang merugikan keuangan daerah, Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dipastikan akan langsung melakukan penindakan tegas.
Di sisi lain, untuk mengatasi wajib pajak yang membandel, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) menyatakan kesiapannya menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Bapenda guna melakukan penagihan secara litigasi maupun non-litigasi.
“Melalui sinergi lintas sektor ini, kami berkomitmen untuk terus mengawal, mengamankan, dan mendampingi jalannya pembangunan demi mewujudkan Lombok Tengah yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. |df
