Warga Ngorok Keluhkan Jalan Rusak hingga Ancaman Luapan Sungai

LOMBOK TENGAH – Persoalan infrastruktur jalan, saluran irigasi, hingga ancaman luapan sungai saat musim hujan masih menjadi keluhan utama masyarakat Dusun Ngorok, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berbagai persoalan tersebut disampaikan warga saat Anggota DPRD Lombok Tengah, Ferdian Elmansyah, melaksanakan kegiatan reses di wilayah tersebut, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan reses yang merupakan titik keempat pada masa sidang pertama tahun 2026/2027 itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang selama ini dihadapi, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta sejumlah warga Dusun Ngorok.

Dalam dialog bersama masyarakat, persoalan infrastruktur menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disoroti. Warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, penataan kawasan permukiman, pembenahan saluran irigasi pertanian, hingga normalisasi sungai.

Khusus normalisasi sungai dan pembenahan saluran irigasi, masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian serius. Pasalnya, saat musim hujan, luapan air sungai berpotensi mengganggu aktivitas warga serta berdampak terhadap lahan pertanian.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan aspirasi terkait penguatan ekonomi masyarakat. Di antaranya, bantuan peralatan produksi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani, serta pembinaan dan pemberdayaan kelompok pemuda.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dan disampaikan kepada pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan skala prioritas pembangunan.

“Terhadap aspirasi-aspirasi masyarakat tersebut, kami akan jadikan sebagai catatan khusus untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah supaya segera diperhatikan dan dijadikan program prioritas ke depannya,” tegas Ferdian.

Anggota DPRD yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) Kopang-Janapria tersebut mengatakan, reses merupakan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab anggota legislatif untuk menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.

Menurutnya, melalui kegiatan turun langsung ke tengah masyarakat, anggota DPRD dapat mengetahui secara nyata berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah. Dengan begitu, aspirasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan dan penyusunan program pembangunan daerah.

Ia berharap berbagai kebutuhan masyarakat Dusun Ngorok, baik di bidang infrastruktur, pertanian, pemberdayaan UMKM maupun kepemudaan, dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, dengan tetap mempertimbangkan kewenangan dan kemampuan anggaran. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *