LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur melaksanakan penandatanganan Surat Keputusan (SK) penerima bantuan iuran kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi guru ngaji tradisional, marbot tradisional, ketua RT, dan kepala lingkungan melalui dana zakat Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (14/08/2026).
Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahap pertama program tersebut terdapat 1.087 penerima yang terdiri atas 644 guru ngaji tradisional, 112 marbot, 50 kepala lingkungan, dan 281 ketua RT.
Program tahap pertama ini mencakup 14 kecamatan, yakni Aikmel, Sakra Barat, Keruak, Masbagik, Pringgabaya, Sakra, Sakra Timur, Sukamulia, Suela, Terara, Suralaga, Selong, dan Labuhan Haji. Sementara tujuh kecamatan lainnya masih dalam proses validasi data.
“Insyaallah tinggal tujuh kecamatan yang masih dalam proses validasi data. Secara keseluruhan, 21 kecamatan menjadi sasaran program pembayaran jaminan sosial bagi saudara-saudara kita yang mengabdikan dirinya untuk masyarakat Lombok Timur,” kata Kamli.
Selain program tersebut, Baznas Lombok Timur juga telah memberikan jaminan sosial kepada sekitar 1.200 guru honorer madrasah dengan masa kerja antara 10 hingga 35 tahun. Pembayaran jaminan sosial bagi kelompok tersebut telah dilaksanakan.
Ketua Baznas berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya mereka yang selama ini memberikan pelayanan dan pengabdian di tengah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah secara bertahap terus berupaya memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang selama ini mengabdikan diri dalam pelayanan masyarakat.
Bupati menjelaskan bahwa guru ngaji, marbot, ketua RT, dan kepala lingkungan memiliki tugas yang tidak ringan. Guru ngaji berperan membantu pemerintah dalam memberikan pendidikan dan membentuk karakter generasi muda.
“Sedangkan marbot menjalankan tugas pelayanan di masjid dan lingkungan masing-masing,” pungkasnya. |red
