LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat pelaksanaan Gerakan Posyandu Aktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Penguatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Posyandu Aktif yang digelar di Posyandu Sehati, Desa Janggawana, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (8/9/2026).
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dilaksanakan melalui sinergi Dinas Kesehatan setempat.
Gerakan Posyandu Aktif sekaligus mendukung penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), dengan mendorong Posyandu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu, aktif, dan mampu menjangkau seluruh kelompok usia.
“Melalui konsep ini, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan bayi dan balita. Pelayanan kini diarahkan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil dan ibu nifas, bayi, balita, anak prasekolah, remaja, usia dewasa, hingga kelompok lanjut usia,” kata Nurul Aini.
Menurutnya, penguatan Posyandu juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan dasar melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta pelayanan sosial.
Dengan pendekatan layanan berbasis siklus hidup tersebut, Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Keberadaan Posyandu yang aktif juga diharapkan dapat memperkuat upaya promotif dan preventif serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap penguatan Gerakan Posyandu Aktif dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.
“Dengan demikian, pelayanan dasar dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat dan pada akhirnya mampu mendukung terwujudnya masyarakat Lombok Tengah yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. |df
