Lalu Muhammad Akhyar Jaring Aspirasi Warga Dusun Buntimba

LOMBOK TENGAH – Politisi Golkar sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muhamad Akhyar, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses masa sidang pertama tahun 2026-2027 di Dusun Buntimba, Desa Persiapan Masjuring (Bonder), Kecamatan Praya Barat, Rabu (04/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas sosial, keagamaan, serta pelayanan bagi warga. Aspirasi yang mengemuka di antaranya pengadaan perlengkapan prasmanan, pemasangan paving block di halaman masjid, perbaikan akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU), hingga pembangunan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih di area TPU.

Salah satu perwakilan perempuan dusun setempat, Inaq Devi menyampaikan, kebutuhan yang masyarakat adalah pengadaan perlengkapan prasmanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan masyarakat, terutama saat pelaksanaan gawe banjar, kegiatan adat, dan acara sosial kemasyarakatan lainnya.

“Perlengkapan prasmanan sangat dibutuhkan, agar masyarakat memiliki sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan bersama dalam berbagai kegiatan,” kata Inaq Devi.

Di satu sisi, tokoh agama setempat, HL. Sahri menambahkan, masyarakat juga mengusulkan pemasangan paving block di halaman masjid. Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah, terutama ketika melaksanakan kegiatan ibadah maupun kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak masyarakat.

Persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian warga, khususnya kondisi jalan menuju TPU Terupi. Masyarakat berharap ruas jalan tersebut dapat diperbaiki melalui pembangunan talud serta penataan lingkungan di sekitar kawasan pemakaman.

“Perbaikan akses ini dinilai penting untuk memudahkan masyarakat ketika mengantarkan dan melaksanakan proses pemakaman, terutama saat kondisi cuaca kurang mendukung,” ujarnya.

Tidak hanya akses jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan sumur di kawasan TPU Terupi untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sebab, sejauh ini masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air karena lokasi pengambilan air cukup jauh dari area pemakaman.

“Ketersediaan air sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai keperluan selama proses pemakaman. TPU ini juga digunakan untuk kebutuhan dua desa (Penujak dan Bonder, red),” terangnya.

“Jadi, pembangunan sumur di sekitar TPU diharapkan dapat menjadi solusi agar masyarakat lebih mudah memperoleh air bersih,” sambungnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Lalu Muhamad Akhyar mengatakan, kegiatan reses merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan, seluruh usulan masyarakat Dusun Buntimba akan menjadi catatan penting untuk selanjutnya disampaikan dan diperjuangkan kepada pemerintah daerah melalui lembaga DPRD.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berskala besar, tetapi juga fasilitas sederhana yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan sosial dan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap berbagai aspirasi ini dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan, mekanisme perencanaan pembangunan, serta kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan reses menjadi salah satu ruang penting bagi wakil rakyat untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung, sekaligus memastikan aspirasi dari tingkat dusun dapat diperjuangkan dalam proses pembangunan di Lombok Tengah. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *