Langkah Nyata CSD Samara, Bangun Generasi Cerdas dan Sehat di Desa Montong Ajan

LOMBOK TENGAH – Komunitas Community Sustainable Development (CSD) yang dibentuk oleh Samara sejak sekitar lima tahun lalu, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya masyarakat di Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Dalam dua tahun terakhir, CSD semakin aktif mengambil peran di berbagai sektor strategis, khususnya kesehatan dan pendidikan, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Di bidang kesehatan, CSD rutin menggelar workshop dan seminar yang bekerjasama dengan posyandu serta sekolah-sekolah di desa tersebut. Kegiatan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses layanan kesehatan yang cukup jauh dari permukiman warga.

Leader CSD, Helmi Budi Lestari mengungkapkan, pihaknya fokus memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta orang tua balita.

“Fasilitas kesehatan dari sini cukup jauh. Jadi kami hadir langsung ke posyandu untuk memberikan pembinaan, seperti edukasi ibu menyusui, ibu hamil, hingga perawatan balita. Kami juga bekerjasama dengan Puskesmas Batujangkih,” kata Budi, Kamis (23/04/2026).

Tak hanya memberikan materi, CSD juga membekali para ibu dengan pengetahuan dasar pertolongan pertama saat anak mengalami kondisi medis darurat. Menariknya, setiap kegiatan workshop turut disertai pembagian makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil. Bahkan, distribusi makanan sehat tersebut tetap dilakukan di beberapa dusun meski kegiatan telah selesai.

Di sektor pendidikan, CSD juga aktif melakukan pembinaan melalui program sekolah binaan. Saat ini, terdapat 11 sekolah, baik negeri maupun yayasan, yang berada di bawah pendampingan CSD di sekitar Desa Montong Ajan.

“Total ada 11 sekolah binaan, mulai dari SD, SMP hingga SMK. Kami menyediakan pengajar langsung dari Samara untuk mendukung proses belajar mengajar,” jelas Helmi.

Program yang diberikan tidak hanya terbatas pada Bahasa Inggris, tetapi juga keterampilan teknologi informasi (IT). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi perkembangan zaman yang semakin digital.

“Selain Bahasa Inggris, kami juga mengajarkan komputer. Sekarang ujian saja sudah berbasis laptop, jadi kami tidak ingin anak-anak di sini tertinggal. Harapannya mereka punya skill yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, CSD juga berkontribusi dalam pengelolaan sampah di Desa Montong Ajan. Komunitas ini melakukan pengangkutan sampah dari seluruh desa sebanyak tiga kali dalam seminggu. Saat ini, CSD telah menyediakan sekitar 81 bak sampah berbahan bambu yang tersebar di berbagai titik.

Sampah yang terkumpul kemudian dipilah. Sampah plastik didaur ulang menjadi produk kerajinan, sementara sampah yang tidak dapat diolah dikirim ke Selong Belanak Community Association (SBCA) untuk penanganan lebih lanjut.

“Untuk sampah yang tidak bisa kami olah, kami bekerja sama dengan SBCA yang memang fokus di pengelolaan sampah. Jadi kami kirim ke sana untuk diproses,” pungkasnya.

Untuk diketahui, keberadaan CSD Samara di Desa Montong Ajan menjadi bukti nyata peran komunitas dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga lingkungan. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *