LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mulai tancap gas mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.
Berbagai persiapan strategis kini terus dimatangkan, mulai dari penataan venue utama, kesiapan fasilitas pendukung, hingga penguatan koordinasi lintas sektor demi menyukseskan ajang religius terbesar di NTB tersebut.
Sekretaris Daerah Lombok Tengah, HL Firman Wijaya menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin setengah-setengah dalam menyambut perhelatan akbar itu. Menurutnya, MTQ Provinsi bukan hanya sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan momentum besar untuk menunjukkan kesiapan daerah, memperkuat syiar Islam, sekaligus mengangkat citra Lombok Tengah di tingkat regional.
“Segala upaya terus kita lakukan untuk persiapan. Bahkan venue Becingah Masmirah direncanakan bisa digunakan untuk opening ceremony kegiatan MTQ tersebut,” ujar Firman Wijaya.
Ia menjelaskan, sejumlah lokasi strategis telah disiapkan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan MTQ. Selain kawasan Becingah Masmirah yang diproyeksikan menjadi pusat pembukaan acara, beberapa venue lain juga dipastikan ikut digunakan, di antaranya kawasan Politeknik Pariwisata Lombok, kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri, hingga kawasan eksklusif Pertamina Mandalika International Circuit di Mandalika.
Menurut Firman, pemanfaatan sejumlah lokasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh cabang lomba dan kegiatan pendukung MTQ dapat berjalan maksimal dengan fasilitas representatif. Pemerintah daerah juga ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-NTB yang akan hadir di Lombok Tengah.
“Persiapan secara keseluruhan saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen. Tinggal beberapa penyempurnaan teknis dan penataan akhir,” katanya.
Tidak hanya fokus pada kesiapan fisik venue, Pemkab Lombok Tengah juga mulai melakukan pembenahan infrastruktur penunjang seperti akses jalan, kebersihan lingkungan, sistem penerangan, hingga kesiapan pengamanan dan transportasi peserta. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan MTQ nantinya tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi tamu dan masyarakat.
Ajang MTQ Provinsi NTB 2026 diprediksi akan menjadi salah satu event terbesar yang digelar di Lombok Tengah tahun depan. Ribuan peserta, official, tokoh agama, hingga masyarakat dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati wilayah tersebut selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Karena itu, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut MTQ. Mulai dari pelaku UMKM, komunitas pemuda, organisasi keagamaan hingga sektor pariwisata diharapkan dapat mengambil peran agar dampak ekonomi dan sosial dari kegiatan ini benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Di sisi lain, pelaksanaan MTQ di Lombok Tengah juga dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat branding daerah sebagai kawasan religius yang modern dan terbuka. Terlebih, sejumlah venue yang digunakan berada di kawasan strategis dan destinasi unggulan nasional seperti Mandalika.
Dengan progres persiapan yang telah mencapai 80 persen, Pemkab Lombok Tengah optimistis pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 akan berlangsung meriah, khidmat, dan sukses menjadi kebanggaan masyarakat Loteng. |df
