LOMBOK TENGAH – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan pada jembatan serta sejumlah bahu jalan di berbagai titik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, Lalu Rahadian, membenarkan adanya kerusakan tersebut. Menurutnya, intensitas hujan tinggi dan kondisi alam yang tidak stabil menjadi pemicu utama terjadinya kerusakan infrastruktur. “Kalau tidak salah ada lima jembatan dan beberapa ruas jalan yang rusak,” ujar Rahadian.
Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan secara detail guna memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganannya. “Kami hanya melaksanakan pendataan saja. Untuk penanganan, kami masih menunggu apakah ada anggaran atau tidak,” katanya.
Rahadian menambahkan, jika penanganan dilakukan melalui anggaran darurat bencana, maka prosesnya akan ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun apabila perbaikan menggunakan anggaran APBD, maka seluruh prosedur penganggaran harus mengikuti regulasi yang berlaku.
Meski demikian, Rahadian mengaku ada kabar baik terkait potensi perbaikan infrastruktur tersebut. “Ada angin segar. Kemendagri meminta kita untuk mendata jembatan yang rusak untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu kepastian mekanisme anggaran sebelum proses perbaikan dapat dimulai. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di ruas-ruas jalan yang terdampak. |df

