LOMBOK TENGAH – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, HM. Nursiah menegaskan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk perbaikan jalan Bypass Mandalika.
Koordinasi ini dilakukan karena jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Wabup Loteng, HM. Nursiah mengaku pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap upaya perbaikan yang dilakukan oleh pemerikan pusat
“Perbaikan yang dilakukan berulang kali pada sejumlah titik ruas jalan tersebut kemungkinan besar dipengaruhi oleh kondisi tanah di kawasan itu,” kata Nursiah.
Ia menjelaskan, faktor geologis dan struktur tanah dapat menjadi salah satu penyebab cepatnya kerusakan jalan, terutama jika dilalui kendaraan bertonase besar secara intensif.
“Jalan Bypass Mandalika adalah kewenangan Kementerian PUPR. Namun demikian, kami di daerah tetap mendukung penuh setiap langkah perbaikan yang dilakukan. Jika memang beberapa kali dilakukan perbaikan, bisa jadi karena kondisi tanah yang memengaruhi struktur jalan,” ujarnya.
Jalan Bypass Mandalika memiliki peran strategis sebagai akses utama menuju kawasan pariwisata Mandalika dan penghubung antara Bandara Internasional Lombok dengan sejumlah destinasi wisata unggulan di Lombok Tengah.
Karena fungsinya yang vital, kondisi jalan tersebut menjadi perhatian serius, terutama dalam mendukung mobilitas wisatawan dan distribusi logistik.
Wabup menambahkan, koordinasi antara Pemda dan pihak Kementerian PUPR terus dilakukan agar setiap perbaikan berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya kajian teknis mendalam untuk memastikan solusi yang diambil mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Kita tentu berharap ada solusi permanen, baik melalui penguatan struktur tanah maupun metode konstruksi yang lebih sesuai dengan karakteristik wilayah ini,” jelasnya.
Selain faktor tanah, tingginya intensitas lalu lintas juga dinilai berkontribusi terhadap kerusakan jalan. Sejak kawasan Mandalika berkembang pesat dan menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional, arus kendaraan meningkat signifikan. Hal ini turut memengaruhi daya tahan infrastruktur jalan.
Pemda Lombok Tengah, lanjut Wabup, tetap berkomitmen mendukung pengawasan dan menjaga koordinasi lintas instansi agar akses menuju kawasan strategis tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Ke depan, diharapkan adanya perencanaan teknis yang lebih komprehensif dan berkelanjutan sehingga Jalan Bypass Mandalika dapat berfungsi optimal sebagai jalur utama penunjang pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Lombok Tengah. |df
