Kemenkes RI Gelar Evaluasi dan Validasi Layanan Vision Center di Puskesmas Bagu

LOMBOK TENGAH – Upaya berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kesehatan mata yang prima bagi masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Puskesmas Bagu telah sukses memfasilitasi dan menjadi tuan rumah dalam agenda nasional Kunjungan Lapangan Validasi Data Vision Center, Sabtu (11/07/2026).

Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari Kajian Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Mata Terintegrasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Kegiatan evaluasi lapangan ini menjadi momentum istimewa karena mempertemukan para pemangku kebijakan kunci dari tingkat pusat hingga daerah, yang memiliki komitmen penuh terhadap kesehatan indera masyarakat.

Kunjungan dari kementerian ini dikoordinasikan langsung oleh Dr. dr. Trimaharani, M.Si., Sp.EM, selaku Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Penanggulangan Penyakit Tidak Menular dan Keracunan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI.

Pemantauan langsung oleh tim memastikan bahwa kerangka kebijakan penanggulangan penyakit mata secara nasional dapat diterjemahkan menjadi praktik klinis yang efektif di tingkat puskesmas.

Dukungan kuat dari pemerintah daerah juga terlihat nyata dengan hadirnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dr. Mamang Bagiansah, Sp.PD. Kehadiran beliau menegaskan komitmen Dinas Kesehatan dalam mendorong dan membina setiap fasilitas kesehatan di Lombok Tengah agar terus memenuhi standar mutu pelayanan nasional.

Kepala Puskesmas Bagu, dr. Lale Yufila Apriyanti memimpin langsung jajaran Tim Kesehatan Indera dan Vision Center Puskesmas Bagu. Dengan kesiapan penuh, ia mendampingi seluruh proses evaluasi, menunjukkan bahwa Puskesmas Bagu senantiasa siap bersinergi dan dievaluasi demi perbaikan layanan yang berkelanjutan.

Lale Yufila Apriyanti menjelaskan, agenda yang berlangsung padat dan produktif tersebut telah berhasil merampungkan beberapa tahapan krusial, di antaranya observasi fasilitas, Tim Kemenkes RI telah melakukan peninjauan dan observasi langsung secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Vision Center Puskesmas Bagu.

Kemudian verifikasi akurat, proses verifikasi silang (validasi) telah dieksekusi dengan lancar untuk mencocokkan isian instrumen data dengan kondisi riil di lapangan, diiringi dengan ekstraksi data sekunder. FGD & Sinkronisasi, rangkaian dilanjutkan dengan Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang dinamis, berfokus pada debriefing temuan lapangan dan sinkronisasi akhir hasil validasi.

“Rumusan tindak lanjut sebagai penutup. Seluruh pihak yang hadir telah menyepakati rencana tindak lanjut untuk mengoptimalkan operasional Vision Center ke depannya,” jelasnya.

Suksesnya penyelenggaraan kunjungan lapangan ini bukan hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi juga menjadi bukti kesiapan Puskesmas Bagu sebagai pusat layanan kesehatan primer yang tangguh.

“Melalui sinergi solid antara Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dan tenaga kesehatan di tingkat dasar, kami siap melangkah maju memberikan layanan kesehatan mata terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. |df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *